Kamis, 18 November 2010

"ini saturday night mas"

Roda sepeda itu terus berputar, mengikuti laju arus kendaraan bermesin lain di salah satu jalan protokol di Kota Jogjakarta. Pedalnya diKayuh oleh kaki muda gagah berotot. Sepeda kumbang yang jika dijual kepada kolektor pasti akan terbeli dengan harga yang tinggi, walau hanya sepeda karatan di hampir seluruh rangkanya, minip kelengkapan hanya rem belakang yang masih berfungsi dengan handle rem di setang kiri. Tidak kalah pakaian style super rapi, kemeja lengan panjang yang terlihat lusuh karena seringnya dipakai dan dicuci untuk dipakai lagi. Celana jeans hitam yang mulai pudar pembelian saat lebaran tahun kemarin tiba, saat memakai baju baru adalah hal yang normal dan biasa.

“Tapi ini Saturday night mas”. Ya malam minggu, akhir pekan yang selalu diTunggu-tunggu. Bukan karena seorang kekasih, yang selalu meminta ketemuan saat malam minggu tiba. Tapi ini akhir pekan diMana upah bekerja kasar satu minggu 6hari terbayar, walau hanya upah mingguan yang jika diBelanjakan hanya cukup untuk dua kali makan siang orang penting diSana.

Hyuufff. Tidak ada raut muka penyesalan diWajah pemuda itu, hanya raut muka sengat yang terlihat. Semangat agar cepat sampai diRumah. Rumah yang telah diTinggalkannya selama satu minggu ini. Bukan istri yang menunggu diRumah itu, tetapi seorang ibu yang mengkhawatirkan anaknya. Bukan anak-anaknya yang mengharap kepulangan ayahnya dirumah itu, tetapi adik-adik kecil yang merindukan belaian halus dari tangan kasar kakaknya.

Pemuda Pekerja Bangunan. Ya itu profesinya, bekerja keras membangun gedung-gedung pondasi perekonomian negeri ini, bekerja mengikuti jadwal rampung proyek.

Ibu diRumah menunggu dengan setia jagoan keduanya datang. Anak pertama telah berumah tangga dan memiliki tempat tinggal dengan istrinya sendiri. Ibu itu tinggal dirumah bersama dua anak perempuan beranjak remaja, dan tinggal berempat jika Saturday night tiba bersama anak laki-laki nomer duanya. Sehari-hari ibu hanya bekerja diLadang kecil,ladang yang mampu menampung sayur-sayuran tumbuh. Seorang ibu yang tidak pernah menayakan berapa penghasilan anaknya. Seorang ibu yang tidak pernah meminta kepada anaknya, hingga membuat anaknya merasa tidak mampu membahagiakannya. Kasihmu sepanjang hidupku ibu

Dua adik beranjak remaja yang ingin banyak tahu. Selalu meminta bimbingan kakak dan ibunya dalam setiap hal yang ingin dia tahu. Seorang sedang menempuh pendidikan menengah pertama, seorang lagi sedang menempuh akhir sekolah dasar. Mereka tidak berharap kakaknya pulang membawa oleh-oleh, karena kakaknya pulang adalah hadiah terbaik buat mereka. Sebab mereka merasa kakak adalah kakak terbaik sedunia yang mereka miliki.

Ayah. Ya ayah. Ayah telah lama mengamanatkan gelar keayahannya kepadaku. Agar aku berguru pada alam, belajar bertanggungjawab.

Saturday night. Malam minggu bagi pekerja bangunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar